Raka duduk di meja kayu dekat jendela, menatap layar ponsel dan memikirkan langkah yang harus diambil. Ia ingat mendapat instruksi singkat dari tim IT: mereka menyediakan file sertifikat (.crt atau .p12) yang harus diunduh ke perangkat dan diinstal agar ponsel dapat dipercaya oleh server kantor. Namun, panduan yang diterimanya ditulis untuk Windows; ponsel Android, apalagi Xiaomi dengan antarmuka MIUI, punya cara sendiri.
Sebelum mengunduh, ia memastikan koneksi aman: ikon gembok di bilah alamat menunjukkan HTTPS, dan situs memuat header yang dikenalnya. Untuk menghindari kebingungan, Raka memutus sementara sambungan Wi‑Fi publik dan menggunakan paket data rumah untuk mengunduh file—langkah sederhana untuk mengurangi risiko gangguan jaringan. Unduhan dimulai; file tersimpan di folder Downloads.
Dengan sertifikat terpasang, langkah berikutnya adalah mengonfigurasi jaringan Wi‑Fi kantor di ponsel. Ia membuka daftar jaringan, memilih SSID perusahaan, dan mengisi pengaturan keamanan: EAP method, Phase 2 authentication, serta memilih sertifikat identitas dari daftar yang kini memuat "user_cert" yang baru saja ia impor. Untuk CA certificate, ia memilih "Kantor‑RootCA" yang terpasang sebelumnya. Raka menyimpan pengaturan dan menunggu. Lampu indikator sinyal berubah menjadi stabil—pemberitahuan "Terhubung" muncul.